Tampilkan postingan dengan label About Unsoed. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label About Unsoed. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Februari 2013

MATA KULIAH SEMESTER 4 untuk Jurusan Bisnis Internasional 2011
sesuai buku panduan


1. International Marketing (EDI024)
2. English IV
(EDI025)
3. Export Import Management
(EDI026)
4. International Business
(EDI027)
5. E-commerce
(EDI028)
6. Taxation Practice
(EDI029)
7. International Finance
(EDI030)
8. Japanase 2 / Mandarin 2 

TOTAL SKS SMTR 4 --> 22 SKS
semua 3 sks kecuali "Export Import Management dan International Finance"


Rabu, 23 Januari 2013


KALENDER AKADEMIK UNSOED 2013


Ø  29 januari 2013 : Batas akhir penyerahan nilai kuliah semester gasal ke sub.bagian akademik dan kemahasiswaan

Ø  16 - 31 januari 2013 : Pembayaran biaya pendidikan & registrasi

Ø  4 - 15 februari 2013 : Pembagian KHS semester gasal

Ø  13 - 17 : februari 2013 : Konfirmasi & entry SIA

Ø  17 februari 2013 : Verifikasi data KRS & pembayaran biaya pendidikan semester genap

Ø  13 - 29 februari 2013 :  Pengisian KRS & penyerahan KSM ke sub.bagian akademik dan kemahasiswaan

Ø  4 maret - 21 juni 2013 : Periode kuliah , praktikum , UTS , semester genap

-Info dari BEM FE UNSOED 2013-



Ø  28 januari - 7 februari : Pembayaran SPP

Ø  13 - 25 februari : Entry SIA

Ø  17 - 19 februari : Nilai terakhir keluar

Ø  Untuk semester ini KHS tidak dicetak karena alasan “GO GREEN” 

Sabtu, 19 Januari 2013




Oleh Humas (Sen, 14/01/2013 - 06:50)

[unsoed.ac.id, Sen, 14/01/13] Setelah dilaksanakan pembekalan KKN UNSOED Periode Januari – Pebuari 2013 kepada 1760 mahasiswa UNSOED, Sabtu (12/01) berlangsung ujian KKN. Ujian ini berlangsung di tiga lokasi yaitu Gedung LPPM, Gedung Soemardjito dan di Fakultas Pertanian (Gedung TP Fakultas Pertanian dan Gedung Auditorium). Ujian KKN terbagi menjadi dua tahap, yaitu tahap pertama dengan kisaran waktu 30 menit multiple choice / pilihan ganda dan tahap selanjutnya 60 menit essay.
Dr. Ir Agus Suyanto,SU selaku penanggung Jawab Teknis Kegiatan (PTK) KKN, menjelaskan bahwa tema KKN yang dilaksanakan meliputi lima pilar meliputi pilar kelembagaan yang meliputi pembentukan posdaya & pendamping posdaya, pilar kesehatan meliputi kesehatan balita, ibu hamil dan lansia, pilar pendidikan meliputi non formal seperti Paud, kelompok belajar dengan tutor sebagai pelatihan ketrampilan, pilar ekonomi kewirausahaan yang memfokuskan pada pembinaan atau pengembangan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) yang merupakan program untuk meningkatkan kualitas produk dan Pilar Pemberdayaan lingkungan untuk mempertahankan kelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam setempat sepert ipenghijauan, Toga (tanaman obat keluarga), intensifikasi pekarangan, ternak dan ikan.
KKN UNSOED periode Januari – Pebuari 2013 dijadwalkan akan diberangkatkan kedaerah KKN pada tanggal 17 Januari - 21 Febuari 2013. Maju Terus Pantang Menyerah!(Vin/Fy)
sumber : www.unsoed.ac.id


Sabtu, 22 Desember 2012

Unsoed menjadi world class civic university 



VISI UNSOED 2020 ditetapkan sebagai berikut : “Unsoed menjadi world class civic university yang unggul dalam  penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni yang relevan dengan pengembangan sumberdaya perdesaan berkelanjutan dan penggalian serta pemanfaatan kearifan lokal”.  Beberapa pengertian yang perlu dipahami terkait dengan visi tersebut adalah :

1.      World class

Mengingat bahwa ilmu pengetahuan bersifat universal, maka pembelajaran dan inovasi lokal harus mampu mengkombinasikan manfaat dari adanya situasi global dan hubungan-hubungan lokal yang berbasis pada kualitas, komunitas, tradisi dan kepercayaan serta kemakmuran dalam jangka panjang.  Dengan demikian, UNSOED perlu menggunakan wilayah geografis yang menjadi perhatiannya untuk membentuk identitasnya dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat pada skala lokal maupun global.  Indikator yang menjadi acuannya adalah mampu menduduki rangking yang baik berdasarkan penilaian lembaga yang diakui oleh dunia pendidikan tinggi internasional.  Terkait dengan haltersebut maka UNSOED harus mampu membangun infrastruktur, kinerja, layanan, keahlian, yang berstandar internasional. Unsoed harus menekankan pentingnya penjaminan dan budaya mutu yang menjadi kesadaran civitas academica dan seluruh warga kampus. Selain itu, kebebasan akademik menjadi modal intelektual untuk menuju otonomi perguruan tinggi di bidang akademik dan sumberdaya yang merupakan prasyarat untk mewujudkan universitas berkelas dunia. Otonomi manajemen akademik dan sumberdaya, keunggulan kinerja,infrastructureexpertise serta terwujudnya penjaminan dan budaya mutu harus didukung oleh tata kelola universitas yang baik dan bersih (good and clean university governance).

2.      Civic university

Lulusan yang dihasilkan oleh UNSOED harus mampu memahami alam, melakukan perenungan dan analisis terhadap nilai-nilai yang layak dimasyarakatkan sehingga trampil dalam mengatasi masalah sampai pada substansinya.  Disamping itu, UNSOED harus menyediakan kesempatan bagi masyarakat baik individual, kelompok bisnis, maupun institusi publik untuk mengakses sumberdaya yang dimilikinya dalam suatu kerjasama yang selaras dan seimbang.  Sehubungan dengan hal itu, UNSOED harus dikelola sedemikian rupa sehingga memfasilitasi terselenggaranya keterkaitan universitas dengan wilayah geografis yang menjadi perhatiannya. Dengan demikian Unsoed harus mengembangkan kemitraan dengan dunia usaha, pemerintah dan masyarakat dan berperan dalam mengembangkan solusi bagi permasalahan masyarakat serta dalam perubahan sosial, budaya dan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

3.      Unggul

Invensi dan inovasi melalui kegiatan penelitian menjadi kegiatan penting yang harus diarahkan untuk meningkatkan kualitas perekonomian, pelayanan kebutuhan masyarakat, dan bagaimana masyarakat diorganisasikan.  Kegiatan tersebut harus dipandang sebagai suatu upaya yang komprehensif dan tidak hanya sebagai suatu proses pembelajaran dan penelitian akademik yang menghasilkan produk yang layak jual.  Keunggulan kinerja akademik juga harus dibarengi dengan keunggulan sarana dan prasarana serta manajemen layanan universitas. 

4.      Sumberdaya perdesaan dan kearifan lokal

Secara umum telah diketahui bahwa 70% kantong kemiskinan di Indonesia adalah dipedesaan.Wilayah perdesaan terdiri atas sumberdaya alam, sumberdaya manusia, kultur dan kearifan lokal serta sistem tata kelola yang khas pedesaan.  Oleh karena itu, UNSOED perlu mengembangkan IPTEKS untuk mengembangkan dan memanfaatkan sumberdaya perdesaanguna meningkatkan kualitas perekonomian, pelayanan kebutuhan masyarakat, dan bagaimana masyarakat diorganisasikan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya tersebut. Penggalian dan pemanfaatan kultur dan kearifan lokal yang dapat dikembangkan harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan masa kini dan mendatang pada wilayah lokal, dan sekaligus dapat memberikan kontribusi dalam pemecahan permasalahan regional, nasional, maupun global.

Profil Unsoed in Youtube :